Keuskupan Ruteng

Posted on Juli 25, 2010 oleh

3


ALAMAT
Jl. A. Yani No 10,
PO BOX 801,
RUTENG 86508 – FLORES , NUSA TENGGARA TIMUR.
Telp. (0385) 21214, 22256
Fax. (0385) 22256, 21065

STATISTIK
Denominasi gereja: Katolik Roma
Jumlah wilayah pelayanan: Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Jumlah jemaat: 76 paroki
Jumlah anggota jemaat: 664.180 orang
Jumlah hamba Tuhan: 228 Imam, 26 Bruder, 258 Sister

BADAN PENGURUS
Uskup: Pastor Laurens Sopang
Sekretaris: Fr Maximus Haber
Ekonom: Pastor Albertus Ngamal

TENTANG GEREJA
Keuskupan Ruteg mempunyai luas wilayah 7.136 kilometer persegi, dengan wilayah keuskupan mencakup tiga kabupaten yaitu Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Berbatasan dengan Selat Sape di barat, Keuskupan Agung Ende di timur, Laut Flores di utara, dan Laut Sawu di selatan. Umat Katolik di keuskupan terdiri sebagian besar orang Flores dan beberapa orang Jawa.

SEJARAH GEREJA
Selama 1910-1911, misionaris Yesuit telah mengunjungi barat Manggarai. Pada tanggal 17 Mei 1912, Pastor P. Loojmans dibaptis Katolik pertama di Reo, termasuk Katarina (Arbero), Henricus, Agnes Mina, Caecilia Weloe, dan Helena Loekoe.

Misionaris Sabda Allah kemudian datang ke Ruteng tahun 1914. Beberapa misi stasiun yang didirikan tahun 1929-1957.

Pada tahun 1925, ada 7.036 umat Katolik di dua paroki. Pada 29 September 1929, dengan kedudukan pejabat tinggi gereja dari Manggarai didirikan dan Sabda Allah Bapa Thomas Koning menjabat sebagai dekan. Pada tahun 1929, umat Katolik mulai membangun katedral dan menyelesaikannya pada tahun 1931. Pada tanggal 8 Maret 1951, kedudukan pejabat tinggi gereja dari Manggarai diangkat menjadi Vikariat Apostolik Ruteng. Ilahi Bapa Wihelmus van Bekkum dipilih sebagai pendeta apostolik. Imam kemudian ditahbiskan uskup pada 13 Mei 1951.

Pada tanggal 3 Januari 1961, dengan Vikariat apostolik Ruteng diangkat ke keuskupan. Divine Word Bishop Wihelmus van Bekkum menjabat sebagai uskup yang pertama. Dia pensiun pada 31 Januari 1972.

Ilahi Bapa Vitalis Djebarus dipilih sebagai penggantinya dan ditahbiskan sebagai Uskup Ruteng kedua pada tanggal 5 Mei 1973. Namun, uskup kemudian diangkat sebagai Uskup Keuskupan Denpasar pada tahun 1981.

Pada tanggal 3 Desember 1984, diangkat Tahta Suci Sabda Allah Bapa Eduardus Sangsun sebagai Uskup Ruteng. Nya pentahbisan Episkopal adalah pada tanggal 25 Maret 1985. Uskup wafat pada 14 Oktober 2008. Pastor Laurens Sopang sejak menjabat sebagai administrator keuskupan.

About these ads
Ditandai: ,